RURI JUMAR SAEF DUKUNG PENUH KPK BONGKAR KASUS OTT ATR/BPN DAN USUT DUGAAN MAFIA TANAH DI DAERAH
Jakarta, saptu 26-9-2026 ,Idnpost.my,id,— Ketua Tim Nawacita–Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Ruri Jumar Saef, menyatakan dukungan penuh terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengungkap secara menyeluruh kasus operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Kementerian ATR/BPN, sekaligus mendorong pengusutan dugaan praktik mafia tanah yang merugikan masyarakat di berbagai daerah.
Ruri menilai, kasus pertanahan tidak boleh berhenti pada penindakan terhadap pihak tertentu. KPK dan aparat penegak hukum perlu menelusuri secara transparan aliran dana, proses administrasi pertanahan, hubungan antar-pihak, serta seluruh rangkaian perkara berdasarkan alat bukti yang sah, termasuk dugaan keterlibatan jaringan yang memanfaatkan celah birokrasi untuk merampas atau menguasai hak masyarakat.
«“Kami mendukung penuh KPK membongkar perkara ini sampai terang. Dugaan mafia tanah di daerah juga harus diusut tuntas karena telah menimbulkan kerugian besar, merampas rasa keadilan, dan membuat masyarakat kecil berhadapan dengan kekuatan modal serta birokrasi. Siapa pun yang terbukti bersalah harus diproses sesuai hukum, sementara pihak yang belum terbukti tetap harus dihormati hak hukumnya,” ujar Ruri Jumar Saef.»
Menurut Ruri, banyaknya persoalan sengketa, pemalsuan dokumen, tumpang tindih sertifikat, hingga dugaan permainan dalam proses pengukuran dan penerbitan hak menunjukkan perlunya pengawasan yang lebih ketat dan penegakan hukum yang tidak tebang pilih.
Ruri menegaskan bahwa pengungkapan perkara tersebut penting untuk memperkuat kepastian hukum, integritas pelayanan pertanahan, dan kepercayaan masyarakat. Ia juga meminta agar korban dugaan mafia tanah memperoleh akses keadilan dan perlindungan hukum yang memadai.
“Kami mendukung KPK bekerja secara independen, profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu. Bongkar seluruh konstruksi perkara berdasarkan bukti dan hukum, termasuk jika ada jaringan yang bermain di daerah. Jangan biarkan mafia tanah terus mengorbankan masyarakat,” tegasnya. ( Red )
